Riuh Interpelasi Diperkirakan Masih Akan Mencecar SBY

Riuh Interpelasi Diperkirakan Masih Akan Mencecar SBY

- detikNews
Rabu, 11 Jul 2007 07:40 WIB
Jakarta - Rapat interpelasi dengan DPR soal Iran sudah berlalu. Namun SBY dinilai belum bisa bernafas lega, sebab arus interpelasi diperkirakan tak cukup berhenti mengalir sampai disitu."Jika PDIP dan Golkar benar-benar bergabung untuk (pemilu) 2009, interpelasi itu akan makin ramai mengalir pada SBY," kata pengamat politik Denny JA kepada detikcom, Rabu (11/7/2007).Hal itu, kata Denny, merupakan satu contoh saja. Sejatinya fungsi interpelasi adalah sarana pengontrol kinerja Presiden. Namun pada kenyataannya tidak seperti itu."Sekarang ini interpelasi dipolitisir untuk bargaining 'sesuatu', dan hanya mereka yang tahu," kata Denny.Itu sebabnya, imbuh Denny, setiap interpelasi DPR kepada Presiden tergantung pada lobi-lobi di luar gedung parlemen. Di sana akan diukur kemampuan lobi para pihak."Nanti akan tampak seberapa kuat pengaruh Presiden terhadap DPR," imbuhnya. (fiq/ary)


Berita Terkait