Jateng Nilai Borobudur Tetap Keajaiban Dunia

Jateng Nilai Borobudur Tetap Keajaiban Dunia

- detikNews
Selasa, 10 Jul 2007 17:03 WIB
Semarang - Meski Candi Borobudur tak lagi disebut sebagai keajaiban dunia menyusul dirilisnya 7 keajaiban baru dunia versi sebuah yayasan di Swiss, Pemprov Jawa Tengah tak mau ambil pusing. Mereka menilai Borobudur tetap keajaiban dunia. Kepala Dinas Pariwisata Jateng, Uritni, mengatakan rilis yang dikeluarkan yayasan di Swiis yang mengklaim melibatkan 100 juta pemilih di dunia tak bisa dijadikan tolok ukur. Pasalnya, lembaga tersebut dinilai tidak jelas. "Kita tetap berpegangan pada keputusan Unesco yang menetapkan Candi Borobudur sebagai situs dunia. Rilis tujuh keajaiban baru dunia itu bukan ketetapan resmi," katanya dalam diskusi interaktif di Radio Trijaya Semarang, Jalan Kawi, Selasa (10/7/2007). Uritni menjelaskan, dalam polling yang diadakan yayasan Swis tersebut, pemerintah yang memiliki keajaiban dunia tak dilibatkan, sehingga semua kalangan harusnya menyangsikan hasil polling tersebut. Meski demikian, lanjut Uritni, polling itu bisa jadi bahan pelajaran pemprov dan pemerintah pusat. Dengan rilis itu, pemerintah harus menggalakkan pembenahan dan promosi terhadap candi yang terletak di Magelang dan dibangun pada tahun 800-an Masehi itu. "Borobudur kan bukan hanya milik warga Jateng, tapi juga Indonesia. Jadi pemeliharaan dan pembenahannya harus didukung bersama," ungkapnya. Uritni mengakui adanya penurunan jumlah wisatawan manca yang berkunjung ke Borobudur. "Pada tahun lalu, jumlah wisatawan yang datang sekitar 500 ribu. Tahun-tahun sebelumnya, jumlahnya lebih banyak lagi," demikian Uritni. (try/djo)


Berita Terkait