Yuk! Menengok Keajaiban Petra
Selasa, 10 Jul 2007 14:42 WIB
Jakarta - Diumumkannya 7 keajaiban dunia baru membuat penasaran ingin menyambangi salah satu di antaranya. Kota Petra di Yordania salah satunya. Bagaimana ya caranya ke sana?Melihat gambar dan foto yang tersedia di internet, kota yang dipahat dari bukit bebatuan itu dikelilingi padang pasir. Namanya saja petra yang artinya batu. Jadi betapa gagahnya cadas berukuran raksasa yang diukir hingga membentuk sebuah kuil, pemakaman dan lain-lain. Benar-benar keren!Nah, untuk menyaksikan langsung keajaiban cadas setinggi 40 meter itu, langkah awalnya tentu dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.Informasi yang dihimpun detikcom, Selasa (10/7/2007), salah satu penerbangan yang menuju Amman, Yordania, adalah Emirates. Oh ya... jika malas mengurus visa di Indonesia, Yordania menyediakan pengurusan visa on arrival.Menggunakan penerbangan Yordania ini dari Jakarta menuju Amman, risikonya ya harus transit di Singapura atau di Dubai. Rata-rata lama perjalanan Jakarta-Amman 17 jam 40 menit, dengan lama transit berkisar 4 jam. Ongkos yang tertera di website untuk tiket pesawat pulang pergi US$ 1.026,30 atau berkisar Rp 9,3 juta.Jika sudah tiba di Amman, langkah menuju kota Petra semakin dekat. Hanya saja, harus berpayah-payah sedikit. Tidak ada angkot atau bus yang reguler mengangkut wisatawan ke Petra.Biasanya wisatawan menyewa bus untuk rombongan, atau taksi untuk rombongan yang beranggotakan maksimal 5 orang. Ongkosnya berkisar antara 25 - 30 dinar (Rp 317 - 381 ribu) per orangnya.Nah, untuk mencapai Petra, ada 3 rute yang bisa dipilih. Pertama melalui rute Desert Highway. Lama perjalanan sekitar 2,5 jam saja. Rute kedua melalui pinggiran Laut Mati. Dan rute ketiga adalah rute terpanjang, yakni melalui King's Highway.Waktu yang ditempuh kendaraan jika melalui rute yang ketiga memang lama. Namun dijamin pemandangan Wadi Al-Wala dan Wali al-Mujib yang berada di sisi jalan bisa memuaskan mata.Tiba di kota Petra, pemandangan batu cadas yang berbentuk pemakaman, kuil dan monumen terpampang di depan mata. Berbagai jenis batu yang membangun cadas tersebut menghasilkan warna-warna luar biasa: kuning, oranye, merah muda, merah, ungu dan biru.Yang paling terkenal di antara bangunan cadas tersebut adalah The Treasure atau Khazne. Ketika matahari menyapa kota ini di pagi hari, wajah The Treasure setinggi 40 meter langsung bersinar. Arsitektur Hellenistik mendominasi bangunan ini. Elemen Mesir juga bisa terlihat dari patung-patung di sekitarnya.Masih banyak bangunan indah yang terbentuk dari cadas Petra. Misalnya pemakaman dua tingkat yang terdiri dari Obelisks Tomb dan Corinthian Tomb, atau melewati dua lembah sempit yang menjulang.Ada juga tempat tertinggi di Petra yang disebut Oum el-Biyara. Tingginya lebih dari 1.000 meter. Tempat ini berguna untuk berlindung dari serangan musuh pada abad 3-2 sebelum masehi. Tapi untuk mencapainya, bersiap-siaplah untuk memanggil tukang pijat sekembalinya ke kota Amman.Selain Petra di Yordania, ada 6 keajaiban dunia baru lainnya yang dipublikasikan pada 7 Juli 2007, yakni Taj Mahal di India, Colosseum di Italia, Chichen Itza di Meksiko, Machu Picchu di Peru, Christ Redeemer di Brasil, dan Tembok Cina di Tiongkok.Anda pernah mengunjungi tempat-tempat tersebut? Ceritakan pengalaman Anda pada kami ke redaksi@staff.detik.com.
(ana/sss)











































