Riset di Cina: Pola Makan Barat Picu Kanker Payudara
Selasa, 10 Jul 2007 13:20 WIB
Washington -
Sejumlah peneliti menemukan kaitan erat antara pola makan (diet) Barat dengan kanker payudara. Hal itu berdasarkan penelitian terhadap sejumlah perempuan di Shanghai, Cina.Analisis yang dilansir kantor berita AFP, Selasa (10/7/2007), itu berdasarkan pengujian terhadap penelitian yang dilakukan Universitas Vanderbilt tahun 1990-an di Shanghai, Cina.Peneliti menemukan angka penderita kanker payudara meningkat pada perempuan-perempuan yang berpindah pola makan (diet) dari sayur-sayuran, produk kacang-kacangan dan ikan ke pola makan 'Barat'. Pola makan 'Barat' ini adalah mengkonsumsi daging merah, ikan asin, susu, roti, dan permen."Data Shanghai ini memberikan kita sebuah pandangan unik pada populasi perempuan Cina yang mulai menerapkan pola makan gaya Barat," kata Marilyn Tseng dari Pusat Kanker Fox Chase di Philadelphia, Amerika Serikat, yang terlibat dalam pengujian data itu.Penelitian yang melibatkan 1.602 penderita ini menemukan pola makan 'daging dan manis' berhubungan erat dengan melipatgandanya kanker payudara estrogen receptor positive (ER+). ER+ adalah salah satu tipe utama kanker payudara."Pola 'daging-manis' secara signifikan terkait dengan peningkatan risiko kanker payudara di kalangan perempuan-perempuan pascamenopause yang kelebihan berat badan," bunyi kesimpulan penelitian itu.
(aba/nrl)










































