Kalla Sangkal Pemerintah Setuju Pendirian Partai GAM
Senin, 09 Jul 2007 18:03 WIB
Jakarta -
Pernyataan mantan PM GAM Malik Mahmud soal pemerintah yang tidak keberatan dengan pembentukan Partai GAM disangkal Wapres Jusuf Kalla. Persetujuan itu sama sekali tidak ada."Ah, saya kira sama sekali tidak ada. Tidak ada persetujuan itu sama sekali," kata Kalla usai meninjau latihan terakhir timnas sepakbola yang akan berlaga dalam Piala Asia di Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (9/7/2007).Kalla mengatakan, pendirian partai tersebut tidak sesuai dengan spirit untuk perdamaian dan MoU Helsinki. MoU Helsinki, lanjut Kalla, hanya membicarakan tentang pembubaran GAM secara alamiah."Memang Malik Mahmud menyampaikan kepada saya, tapi tidak ada persetujuan itu," tegas Kalla.Beberapa waktu lalu, jubir Komite Peralihan Aceh Ibrahim Syamsudin mengatakan, Presiden SBY tidak keberatan dengan parpol GAM yang menggunakan lambang GAM. Soal itu disampaikan mantan PM GAM Malik Mahmud kepada SBY di Jakarta beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu hadir pula Kalla Wapres Jusuf Kalla.
(umi/nrl)










































