Agung: Mbok Ya Partai GAM Cari Simbol Lain
Senin, 09 Jul 2007 16:28 WIB
Jakarta - Penggunaan simbol-simbol GAM oleh parpol lokal di Aceh merupakan bentuk nyata dari keinginan untuk memisahkan diri dari NKRI. Oleh karena itu, Ketua DPR Agung Laksono mengingatkan pemerintah untuk bertindak sebelum sebelum semakin meluas."Mbok ya cari nama atau simbol-simbol lain yang bervisi kebangsaan, perdamaian, dan tetap menjaga keutuhan NKRI. Hindarkan menggunakan simbol-simbol yang mengingatkan masa lalu," imbau Agung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/7/2007).Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini berpendapat, di balik perdamaian yang sudah berjalan, tindakan parpol lokal yang mengunakan atribut GAM adalah hal yang mengejutkan. Tindakan tersebut akan merusak perdamaian yang selama ini sudah berjalan dengan baik hingga ke daerah-daerah."Saya kira sebelum semakin meluas jangan ada politik pembiaran. Kita seringkali hal-hal kecil dan teknis menjadi besar karena dibiarkan. Pemerintah harus tegas," katanya.Agung berharap penyelesaian masalah ini tetap menggunakan pendekatan persuasif. Dirinya tidak menghendaki digunakannya pendekatan kekerasan dalam masalah tersebut.Pendapat serupa diutarakan Ketua Fraksi Partai Demokrat Syarif Hasan. Dia meminta jajaran Polhukam bertindak cepat merespons masalah ini, karena ini sudah nyata-nyata melanggar UU dan kesepakatan damai Helsinki RI-GAM."Jajaran Polhukam harus segera mengambil tindakan, jangan dibiarkan karena ini sudah melanggar UU," katanya.
(gah/sss)











































