Presiden SBY Pastikan Tak Hadiri Rapat Interpelasi Iran
Senin, 09 Jul 2007 15:54 WIB
Jakarta - Presiden SBY memastikan dirinya tidak akan hadir lagi dalam rapat paripurna DPR yang membahas interpelasi Iran pada Selasa 10 Juli 2007. SBY pun akan diwakilkan pembantu-pembantunya saja.Hal tersebut terungkap dalam surat yang dikirimkan SBY kepada Ketua DPR Agung Laksono. Isi surat tersebut pun disampaikan Agung kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/7/2007)."Surat dari Presiden sudah saya terima. Surat tersebut menyebutkan presiden mewakilkan pada Menko Polhukam dan beberapa menteri yang terkait, seperti Menlu serta menteri-menteri yang hadir dalam paripurna pertama," ujar Agung.Agung menjelaskan, Presiden SBY pun tidak menyertakan alasan ketidakhadirannya dalam rapat paripurna yang akan digelar pada Selasa besok. "Sebagai pimpinan, saya akan teruskan ke sekjen dan fraksi-fraksi mengenai ketidakhadiran ini," jelasnya.Agung pun berharap perdebatan soal interpelasi Iran ini dapat segera selesai. Sehingga tidak mengganggu jadwal DPR, terutama menghadapi interpelasi lumpur Lapindo.Saat ditanya pertemuan fraksi-fraksi DPR di Hotel Nikko pada Minggu malam terkait lobi-lobi untuk menerima ketidakhadiran SBY dalam interpelasi. "Soal lobi sah-sah saja," pungkasnya.
(ary/sss)











































