PM Selandia Baru Akan ke Jakarta, Tak Takut Warning Australia
Senin, 09 Jul 2007 14:43 WIB
Wellington -
Perdana Menteri Selandia Baru Helen Clark akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia bulan ini di tengah peringatan risiko keamanan yang dilansir Australia terhadap Indonesia. Selandia Baru sendiri juga telah mengeluarkan saran serupa bagi warganya yang ingin berwisata ke Indonesia begitu bom Bali meledak 2002 lalu.Selain Indonesia, Clark juga akan mengunjungi Malaysia. Kunjungan ke kedua negara itu dilakukan 15-20 Juli 2007. Demikian dilansir AFP, Senin (9/7/2007).Clark menyatakan bahwa dia tidak akan menunda perjalanan tersebut meskipun negeri tetangganya mengeluarkan warning.Menlu Alexander Downer hari ini menyatakan pihaknya tidak bisa memastikan target atau waktu serangan teroris yang akan terjadi di Indonesia. Namun PM John Howard menyatakan bahwa ancaman itu serius.Clark menyatakan, dia tidak memikirkan peringatan yang dirilis negara tetangganya itu namun dia menyatakan bahwa saran perjalanan Australia dan negerinya tentang perjalanan ke Indonesia adalah sebanding.Clark menyatakan, polisi Selandia Baru bekerjasama dengan Indonesia dalam masalah keamanan dan dia merasa aman dengan rencana perjalanannya itu."Saya berada di posisi yang lebih bagus dibandingkan wisatawan," ujarnya.Dalam kunjunganya di Indonesia dan Malaysia, Clark akan bertemu dengan Presiden SBY dan PM Abdullah Ahmad Bawadi. Kedua kepala pemerintahan ini telah mengunjungi Selandia Baru pada 2005.
(nrl/umi)










































