Intelijen Awasi Pilkada DKI

Intelijen Awasi Pilkada DKI

- detikNews
Senin, 09 Jul 2007 12:59 WIB
Jakarta - Jangan coba-coba mengacaukan pesta demokrasi di DKI Jakarta pada 8 Agustus 2007. Kelompok intelijen gabungan akan membekuk siapa saja yang berani berbuat onar.Kelompok intelijen gabungan terdiri dari Kodam, BIN, Marinir, Kostrad, Kejati, dan Polda Metro Jaya yang bernama Komunitas Intelijen Daerah (Kominda)."Kominda ini sudah jalan, bahkan SK-nya sudah ada," kata Kepala Badan Kesbang Pemprov DKI Jakarta Ahmad Dadang Kafrawi di Gedung Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Senin (9/7/2007).Kominda dibentuk untuk membantu tugas posko bersama monitoring kampanye yang berada di tingkat pemprov hingga kelurahan dalam menciptakan pilkada yang jujur dan adil. Selain itu, Kominda juga bertugas mengawasi kemungkinan atau potensi munculnya gangguan-gangguan politis dalam pelaksanaan pilkada."Kalau kriminal yang membahayakan, langsung ditangani kepolisian. Tetapi kalau ada gangguan bersifat politik, ini Kominda yang bertindak," ujar Ahmad.Ahmad mengatakan, Kominda berada di bawah koordinasi muspida yang langsung diketuai Gubernur DKI Sutiyoso. Sedangkan ketua Kominda diserahi pada Sekretaris Daerah Ritola Tasmaya, dari yang seharusnya Wagub DKI Fauzi Bowo."Karena wagub sedang cuti, tugas-tugas wagub sementara dilaksanakan oleh Sekda Ritola Tasmaya," terang Ahmad. (gah/sss)


Berita Terkait