Deplu: Peringatan Australia Tidak Pernah Terbukti

Deplu: Peringatan Australia Tidak Pernah Terbukti

- detikNews
Senin, 09 Jul 2007 09:49 WIB
Jakarta - Peringatan Australia kepada warganya agar tidak berkunjung ke Indonesia sudah sering dilakukan. Dan, peringatan itu kebanyakan tidak pernah terbukti."Saya luruskan dulu, itu bukan travel warning, tapi travel advisory. Ini sebetulnya bukan hal baru, sudah sering kali Australia mengeluarkan hal-hal seperti ini, tapi tidak pernah terjadi," tegas Jubir Deplu Johanes Kristiarto Legowo kepada detikcom, Senin (9/7/2007).Apalagi, arus kedatangan turis asal Australia ke Indonesia terus terjadi. Dari catatan pemerintah, setiap ada larangan pergi ke Indonesia oleh Australia, warga Negara Kanguru yang datang tidak pernah berkurang. "Jadi terlepas ada warning, warga Australia tetap datang ke Indonesia," tegas Kristiarto.Meski demikian, larangan yang dikeluarkan Australia tetap menjadi tanda tanya. Sebab harusnya Australia memberikan apresiasi positif terhadap keberhasilan penegak hukum Indonesia yang telah menangkap orang-orang yang dianggap terlibat jaringan terorisme. Apalagi selama ini Australia dan Indonesia sudah menjalin kerjasama yang erat di bidang penanggulangan terorisme. "Jadi ini (travel advisory) jelas bertentangan dengan spirit kerjasama yang sudah dibangun. Larangan ini tidak membantu, justru mengirim sinyal tidak tepat bagi kita," kata Kris.Terkait larangan itu, pemerintah, imbuh Kris, belum menentukan sikap. Pemerintah masih akan melihat terlebih dahulu yang terjadi ke depan. "Ya kita lihat dulu, sebab selama ini substansi travel advisory itu tidak pernah terbukti. Tidak menggetarkan niat warga Australia ke Indonesia," ujar dia. (umi/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads