Unesco Tidak Mendukung 7 Keajaiban Dunia yang Baru
Senin, 09 Jul 2007 07:12 WIB
Lisbon - Badan PBB untuk kebudayaan, Unesco, tidak mendukung 7 keajaiban dunia yang baru terpilih berdasarkan survei. Kriterianya tidak sesuai dengan kriteria Unesco."Kampanye ini memiliki kriteria dan tujuan berbeda dengan Unesco dalam hal cagar budaya," kata Juru Bicara Unesco Sue Williams kepada kantor berita AFP, Minggu (8/7/2007).Menurut juru bicara badan PBB yang mengurus benda-benda cagar budaya dunia itu, Unesco memiliki pandangan yang jauh lebih luas. "Kami memiliki pandangan yang lebih luas," kata William.Pemilihan 7 keajaiban dunia yang baru ini disponsori oleh kurator museum Bernard Weber itu telah memilih 7 keajaiban dunia yang baru. Penyelenggara mengklaim lebih dari 100 juta orang berpartisipasi dalam survei untuk memilih 7 dari 21 situs itu.Terbuangnya 14 situs lain memunculkan kritik dari pejabat pers Unesco Christian Manhart. Hal itu, menurutnya, akan mendatangkan pesan negatif terhadap negara yang situsnya tak masuk daftar."Semua keajaiban-keajaiban ini nyata pantas ditempatkan dalam daftar keajaiban dunia, namun yang mengganggu adalah daftar itu dibatasi hanya berisi 7," kata Manhart.Sang inisiator, Bernard Weber, mengaku mengadakan acara ini berangkat dari keprihatinannya terhadap penghancuran patung Budha di Afghanistan oleh Taliban 2001 lalu. Dana hasil pemungutan suara ini akan digunakan Weber untuk tujuan membangun kembali patung itu.Namun Manhart menegaskan, jika membangun kembali patung itu, berarti akan menghancurkan puing-puing yang tersisa. Apalagi dengan pengaruh Islam yang kuat, tentu sulit membangun 'idola' agama lain di sana."Weber juga tidak mempunyai mandat dari pemerintahan Afghan, dan tanpa mandat anda tidak mungkin melakukan apapun," tandas Manhart.
(aba/aba)











































