Bus Masuk Jurang Karena Rambu Lalin di Puncak Minim
Minggu, 08 Jul 2007 13:42 WIB
Jakarta - Bus Limas dan Pluit Jaya celaka di kawasan Puncak dalam 1 pekan ini. Hal ini disebabkan karena minimnya rambu lalu lintas di jalur menuju Puncak, Kabupaten Cianjur. "Bahkan ada 2 daerah rawan di jalur Puncak sama sekali tidak ada rambu-rambunya," kata Kasatlantas Polres Cianjur AKP Basuki kepada detikcom, Minggu (8/7/2007).2 Daerah rawan yang nihil rambu-rambu lalin itu adalah Ciloto dan tanjakan turunan Cikundul. Untuk itu Polres Cianjur berencana akan memasang spanduk besar berisi peringatan bagi pengemudi kendaraan bermotor di kawasan jalur Puncak."Spanduknya nanti berisi permintaan kepada seluruh pengemudi kendaraan untuk menurunkan persnelling pada saat melintasi daerah itu. Pemasangan spanduk ini diharapkan akan meminimalisir kecelakaan di daerah itu," kata Basuki.Rencananya, lanjut Basuki, pemasangan spanduk itu akan dilakukan pada pekan ini. "Akan dipasang di setiap tikungan sepanjang jalur Puncak," katanya.Selain minimnya rambu-rambu lalu lintas, faktor jalan dan banyaknya tanjakan di jalur Puncak juga sangat berkontribusi.Basuki juga mengatakan bahwa untuk mengantisipasi kecelakaan di daerah Ciloto-Cikundul, 6 polisi sudah disiagakan. Bus Pluit Jaya celaka pada 1 Juli lalu. Bus yang dipenuhi anak sekolah dan keluarganya ini menewaskan seorang penumpang dan melukai belasan lainnya. Tujuan mereka adalah taman wisata Cibodas.Sedangkan bus Limas masuk jurang pada 7 Juli. Penumpangnya juga siswa sekolah bersama guru dan keluarga mereka. 15 Orang tewas dan puluhan lainnya terluka.
(nwk/nrl)











































