Mahathir: Tidak Ada Harapan Anwar Ibrahim Jadi PM
Minggu, 08 Jul 2007 10:38 WIB
Jakarta - Tidak ada harapan bagi Anwar Ibrahim kembali ke dunia politik dan menjadi perdana menteri. Begitulah prediksi eks PM Malaysia, Dr Mahathir Mohamad."Saya tidak berpikir dia memiliki harapan meraih apa pun yang dia inginkan untuk diraih. Tentu saja dia ingin menjadi perdana menteri. Dia tidak akan mendapatkan dukungan," kata eks atasan Anwar itu dalam wawacara dengan BBC dan dilansir harian Malaysia The Star, Minggu (8/7/2007).Mahathir menyatakan hal itu untuk menjawab pertanyaan bagaimana kans Anwar dalam pemilu mendatang. Mahathir menyatakan, Anwar telah kehilangan pendukungnya dengan sangat cepat dan mereka tidak lagi percaya pada kesungguhan hatinya."Anda dapat mengatakan pada orang-orang sesuatu hal dan orang-orang akan percaya Anda dalam waktu yang singkat, namun kemudian mereka menemukan apakah yang Anda katakan benar atau Anda telah membohongi mereka," ujar Mahathir.Mahathir menjabat sebagai PM Malaysia pada 1981 hingga 2003. Pada tahu 1998, Mahathir memecat salah satu calon penerusnya, Anwar Ibrahim. Hubungan keduanya terus memburuk hingga Anwar mendekam di penjara.Anwar dipenjara 6 tahun dalam kasus korupsi. Dia bebas dari tuduhan sodomi pada September 2004. Matathir kemudian menunjuk Abdullah Badawi sebagai penggantinya. Namun setelah dia lengser, Mahathir mengaku menyesal menunjuk Badawi dan sering mengkritik penerusnya itu sehingga muncul kritikan bahwa tidak ada yang bisa dilakukan Mahathir selain mengkritik.
(nrl/mly)











































