SBY Ditodong Petani dan Nelayan
Sabtu, 07 Jul 2007 17:14 WIB
Banyuasin - Sudah dua tahun program revitalisasi pertanian, perikanan dan kelautan diluncurkan pemerintah. Tapi sejauh ini petani dan nelayan belum dapat merasakan langsung hasilnya. Presiden SBY pun ditodong mereka.Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) mendesak penjabaran segera kebijakan tersebut dalam program-program kerja yang aplikatif.Desakan ini disampaikan oleh Ketua Umum KTNA Winarno Thohir dalam peresmian pembukaan Pekan Nasional XII KTNA di Desa Selawa, Banyuasin, Sumsel, Sabtu (7/7/2007)."Penas XII KTNA ini dibuka pada tahun kedua revitalisasi pertanian. Kami mendesak pemerintah segera menjabarkan kebijakan itu dalam bentuk program aplikatif. Agar peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan dapat segera diwujudkan," kata Winarno.Presiden SBY dalam sambutannya mengakui kesejahteraan petani dan nelayan di Tanah Air belum dapat dimasukkan ke dalam kategori baik. Tapi menurut evaluasi, pada hakekatnya sasaran program peningkatan kesejahteraan dan ketahanan pangan tersebut dapat dicapai."Memang masih ada persoalan di lapangan untuk pelaksanaannya. Ini perlu segera dicarikan solusinya agar ke depan program ini makin berhasil," ujar SBY.Menurut SBY, sejumlah langkah aplikatif telah dilaksanakan dalam bentuk kenaikan anggaran bantuan langsung komunitas pertanian dan perikanan.Seperti kenaikan subsidi pupuk dari Rp 1,8 triliun pada 2004 kini menjadi Rp 5,8 triliun. Bantuan benih unggul dari Rp 80,9 miliar menjadi Rp 1 triliun, subsidi kredit Rp 1 triliun. Bantuan bagi nelayan pun naik dari Rp 98 miliar menjadi Rp 113 miliar.Agar kebijakan tersebut berhasil, SBY mewanti-wanti para kepala daerah menjaga penyaluran dana sebesar itu agar dinikmati petani dan nelayan. Termasuk memberikan dukungan melalui ketersediaan infrastruktur dan akses pasar."Para pemimpin pemerintahan agar betul-betul terjun langsung memberi perhatian pada revitalisasi. Jajaran kepemimpinan, mari kita sama-sama. Ini pe-er juga bagi saya," imbau SBY.
(lh/sss)










































