Presiden SBY Tidak Gagah

Presiden SBY Tidak Gagah

- detikNews
Sabtu, 07 Jul 2007 13:00 WIB
Banyuasin - Presiden SBY rupanya Kepala Negara Indonesia yang kurang mujur. Bahkan dirinya kalah gagah bila dibandingkan dengan para pendahulunya.Hal tersebut diakuinya sendiri dalam peresmian pembukaan Pekan Nasional XII Kontak Temu Nelayan Andalan (Penas KTNA) di Desa Selawa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Sabtu (7/7/2007)."Saya ini presiden yang kurang mujur, karena tidak ada lagi yang namanya banpres. Dulu barangkali presiden itu gagah karena bisa membantu di berbagai daerah dengan program banpres (bantuan presiden), inpres (instruksi presiden), dan banyak yayasan yang disediakan untuk rakyat. Sekarang semua tidak ada lagi," ujar SBY.Pernyataan SBY tersebut merupakan tanggapan atas gugatan Wilhelmina Mariens, seorang peternak asal Papua Barat. Wanita itu mempertanyakan turunnya jumlah sapi bantuan yang diterima provinsinya dari 500 ekor menjadi 100 ekor saja.Presiden SBY menjelaskan hal itu terkait seiring semangat reformasi DPR mengawasi ketat pemerintah, khususnya dalam kebijakan penetapan anggaran rutin dan penggunaan uang negara untuk keperluan lainnya.Itu sebabnya, lanjut dia, kini situasinya berbeda dengan kepala negara dari era jauh sebelumnya. Kini presiden tidak bisa lagi memberi bantuan langsung dalam jumlah besar. Semua harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari DPR."Tapi ada program bantuan peternakan lain. Namun mungkin jumlahnya tidak sebesar dulu," kata SBY. (lh/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads