8 Tersangka Bom London-Glasgow Dokter & Calon Dokter

8 Tersangka Bom London-Glasgow Dokter & Calon Dokter

- detikNews
Jumat, 06 Jul 2007 21:52 WIB
London - Kepolisian Inggris menetapkan 8 tersangka dalam peristiwa ancaman 3 bom mobil yang gagal diledakkan di London dan Glasgow. 7 Ditahan dan 1 terkapar di rumah sakit di bawah pengawalan ketat.Sebagian besar tersangka merupakan dokter yang bekerja di Badan Kesehatan Nasional Inggris, menurut sebuah harian lokal yang kemudian dilansir kantor berita AFP, Jumat (6/7/2007).Tersangka pertama adalah Bilal Abdulla (27), berkebangsaan Irak. Bilal ditahan di Bandara Glasgow setelah jip yang ditumpanginya meledak.Bilal merupakan sarjana kedokteran lulusan Baghdad tahun 2004. Lalu menjadi dokter di Rumah Sakit Royal Alexandra di Paisley, Skotlandia.Tersangka kedua adalah Kafeel Ahmed (27), berkebangsaan India. Kafeel adalah yang menyopiri jip yang meledak di Glasgow, sehingga membuat 90 persen kulitnya terbakar.Kafeel yang sekarang dirawat di rumah sakit ini dikabarkan aslinya insinyur penerbangan. Namun pejabat medis di Australia menyebutkan Kafeel pernah mendaftar untuk pekerjaan dokter di Australia tapi gagal karena tidak memenuhi syarat.Tersangka ketiga adalah Mohammed Asha (26), berkebangsaan Yordania. Asha ditahan 30 Juni 2007 bersama istrinya di Cheshire, barat laut Inggris. Lulusan kedokteran Universitas Yordan tahun 2004 ini bekerja di Rumah Sakit North Staffordshire. Dokter spesialis bedah saraf ini memiliki bayi berumur 18 bulan.Tersangka keempat adalah istri Asha, Marwa Daana (27) yang juga berkebangsaan Yordania. Daana merupakan peneliti di laboratorium rumah sakit tempat suaminya bekerja.Tersangka kelima adalah Sabeel Ahmed (26), berkebangsaan India. Sabeel yang merupakan adik dari Kafeel ditahan di Liverpool, barat laut Inggris, pada 30 Juni 2007. Sabeel juga seorang dokter dan bekerja di Rumah Sakit Halton di Runcorn, Cheshire.Tersangka keenam adalah Mohammed Haneef (27), berkebangsaan India. Sepupu dari Sabeel dan Kafeel adalah sarjana kedokteran dari Universitas Rajiv Gandhi, Bangalor, India ini. Sampai 2005, Haneef bekerja di Rumah Sakit Halton seperti Sabeel, lalu pindah ke Rumah Sakit Gold Coast, Australia.Dua tersangka lainnya adalah calon dokter berumur 25 dan 28 tahun. Identitas kedua orang ini belum jelas, tapi mereka ditahan di Rumah Sakit Royal Alexandra, Paisley, Inggris. (aba/ndr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads