Ibu 2 Anak Tewas Gara-gara Mesin Sinar Matahari
Jumat, 06 Jul 2007 16:40 WIB
Manchester - Gara-gara kepingin kulitnya coklat, seorang ibu muda betah berjemur di bawah mesin sinar matahari dua kali sehari. Setelah 7 tahun, selain kulit menjadi coklat, dia juga terkena kanker melanoma alias kanker kulit.Keinginan memiliki kulit coklat diidam-idamkan ibu muda yang bernama Zita Farrelly sejak dia berusia 14 tahun. Sejak itu, dia rutin berjemur di bawah mesin yang mengeluarkan sinar matahari buatan itu.Pada usia 21 tahun, Farrelly memutuskan berhenti. Namun ada efek yang mematikan mengintai ibu dua anak tersebut.7 Tahun setelah berhenti mandi sinar matahari buatan, pada Agustus 2006, sebuah tahi lalat ditemukan di kakinya yang didiagnosis dokter sebagai kanker melanoma. Dokter mengatakan hal itu disebabkan kebiasaannya berjemur di bawah mesin sinar matahari.Berbagai pengobatan dilakukannya, termasuk kemotrapi di RS Christie di Manchaster, Inggris. Namun setelah 9 bulan berobat, tidak ada tanda-tanda penyakitnya membaik."Berjemur di bawah sinar matahari buatan menghancurkan hidup kami. Aku menghabiskan tahun-tahun terakhir melihat kekasihku meninggal," kata Phil Burtwistle, kekasih Farrelly seperti diberitakan mirrorr.co.uk, Jumat (6/7/2007).Farrelly sempat melahirkan anak keduanya, tiga hari sebelum dia meninggal. "Dia menyempatkan diri untuk menghadiri ulang tahun pertama putri kami Phebie. Kemudian dia tertidur dan tidak bangun lagi," kenang Burtwistle yang ingin kisah tragis tersebut menjadi pelajaran gadis-gadis muda untuk tidak melakukan kesalahan yang sama.
(ana/sss)











































