Gus Dur:
Bintang Kejora Bendera Kultural
Jumat, 06 Jul 2007 16:33 WIB
Jakarta - Bagi Gus Dur, pengibaran Bendera Kejora di Papua tidaklah istimewa. Bendera Kejora merupakan bendera kultural, bukan politis."Kenapa sampai dianggap separatis? Bintang Kejora bendera kultural, jangan dianggap sebagai bendera politik," kata Gus Dur.Hal ini disampaikan Gus Dur dalam jumpa pers di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (6/7/2007).Gus Dur menilai Polda Papua tidak perlu menangkapi para pengibar Bendera Kejora. "Wong sepakbola saja punya bendera," cetus Gus Dur.Menurut dia, OPM itu ada dua. Ada kultural dan ada yang politis. "Jangan dianggap semua politis. Kita harus melihatnya dari sudut penglihatan yang lain," kata Gus Dur.RMSDalam kesempatan itu, Gus Dur pun menyoroti lolosnya aksi penari liar di hadapan Presiden SBY pada 30 Juni lalu."Itu keteledoran. Kita sama-sama menghindari agar tidak terjadi lagi di masa depan," tutur Gus Dur.Bagaimana mengenai reaksi pemerintah yang saling tuduh? "Tidak perlu begitu-begitu. Pejabat seperti anak kecil. DPR seperti taman kanak-kanak ini malah lebih," sahutnya.
(aan/nrl)











































