Interpelasi Iran Antiklimaks, SBY Sukses Taklukkan DPR
Jumat, 06 Jul 2007 09:16 WIB
Jakarta - Strategi Presiden SBY berhasil menaklukan 'kegarangan' DPR. Buktinya, parlemen tidak solid dalam interpelasi Iran jilid II. Isu ini berakhir antiklimaks."Presiden SBY berhasil menaklukkan parlemen, DPR happy-happy didatangi Presiden. Ada pertemuan dari hati ke hati, saling membagi persoalan, sharing sampai ada kesepakatan," kata pengamat politik CIDES Indria Samego kepada detikcom, Jumat (6/7/2007). Rapat konsultasi Presiden-DPR dilakukan pada Selasa-Rabu 3-4 Juli. SBY bertandang ke Senayan. Rapat ini membahas kebijakan luar negeri Indonesia secara umum. Sedangkan pada 10 Juli, DPR akan mengadakan rapat paripurna interpelasi Iran jilid II, setelah jilid I yang diadakan bulan lalu, gagal. Sebagian fraksi berharap SBY hadir. Bahkan fraksi di DPR memberi jaminan tidak ribut saat interpelasi Iran berlangsung.Menurut Indria, SBY tidak perlu menghadiri paripuran interpelasi Iran jilid II. "Kalau DPR solid, SBY pasti kesulitan. Tetapi kini, DPR tidak lagi solid dan bisa menerima argumentasi Presiden bahwa ada masalah lain yang lebih penting," ujarnya.Indria berpendapat, dalam interpelasi Iran jilid II, SBY cukup diwakili para menterinya, dan tidak harus hadir secara personal. "Interpelasi Iran sudah antiklimaks," cetus Indria menutup pembicaraan.
(aan/nrl)











































