Tjahjo: Data Pemilih Pilkada DKI di KPUD Valid

Tjahjo: Data Pemilih Pilkada DKI di KPUD Valid

- detikNews
Kamis, 05 Jul 2007 21:43 WIB
Jakarta - Cagub DKI Jakarta Adang Daradjatun mengutip hasil penelitian LP3S yang menyebut Pilkada Jakarta adalah pesta demokrasi yang terburuk karena 22 persen warga kehilangan hak pilihnya. Pernyataan ini dikritik Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo yang mengatakan hasil survei itu tidak bisa jadi patokan."KPUD adalah lembaga independen dalam ajang pilkada. Jadi data dari KPUD tentu saja lebih valid dibanding data dari lembaga lain yang belum tentu independen," jelas Tjahjo saat berbincang-bincang dengan detikcom, Kamis (5/7/2007).Menurut Tjahjo Kumolo, KPUD adalah lembaga yang dipercaya untuk memimpin jalannya pilkada berdasarkan konstitusi. Para anggotanya pun dipilih secara ketat dan ditetapkan DPRD."Kalau ada pihak yang kemudian tidak percaya KPUD. Siapa dong yang ingin dijadikan wasit di pilkada?" tanya Tjahjo.Tjahjo menyatakan, penilain kubu Adang-Dani tidak berdasar dan hanya berupaya membentuk opini supaya mendapat simpati. "Bagaimana mau dikatakan pilkada Jakarta terburuk. Wong pemilihannya saja belum berlangsung," imbuhnya.Soal data LP3ES tersebut sebelumnya juga sempat diragukan oleh Direktur Eksekutif Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) Husin Yazid. Menurutnya, hasil survei LP3ES jika digunakan sebagai acuan menolak daftar pemilih tambahan KPUD DKI Jakarta tidak tepat. Sebab, datanya dianggap kurang valid dan tidak akurat. (zal/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads