'Anggota KPK' Ditangkap

'Anggota KPK' Ditangkap

- detikNews
Kamis, 05 Jul 2007 19:47 WIB
Jakarta - Angota KPK yang biasanya menangkapi koruptor memang biasa berurusan dengan hukum. Namun, 'anggota KPK' ini terpaksa harus berurusan dengan hukum."Penyidik KPK berhasil menggagalkan upaya pemerasan terhadap pejabat PT Angkasa Pura II yang dilakukan seorang yang mengaku penyidik KPK dan 2 orang yang mengaku wartawan," kata Humas KPK Johan Budi SP di Gedung KPK, Jl Veteran III, Jakarta, Kamis (5/7/2007).Johan menjelaskan, 3 orang yang bernama J, JES, dan JG itu mencoba untuk meminta sejumlah proyek kepada PT Angkasa Pura II. Mereka juga meminta Rp 140 juta untuk biaya pengganti penyelidikan kasus dugaan korupsi di Angkasa Pura."Mereka juga mengancam akan melakukan jumpa pers di Kantor KPK dan membeberkan kasus-kasus yang mereka ketahui. Padahal, saat ini KPK tidakmenangani kasus tersebut," tuturnya.Menerima ancaman itu, lanjut Johan, PT Angkasa Pura II langsung menghubungi KPK. "Penyidik KPK langsung bergerak dan melakukan penangkapan terhadap 3 pelaku tersebut," jelasnya.Johan menjelaskan, ketiga pelaku itu pun langsung diserahkan kepada pihak Polres Bandara Soekarno-Hatta. "Mereka pun langsung dilakukan upaya penahanan," ujarnya.Menurut Johan, kasus seperti ini pada 2006 terjadi sekitar 15 kasus. Sedangkan pada 2007, KPK juga banyak sekali menerima laporan serupa."Tindakan-tindakan tersebut telah mengganggu kredibilitas lembaga KPK,"jelasnya.KPK pun mengingatkan kepada masyarakat untuk hati-hati terhadap maraknyapermintaan dana berkaitan dengan tugas KPK di berbagai instansi pemerintahdan swasta."Perangkat sosialisasi baik berupa buku, poster, maupun brosur dikeluarkanKPK secara cuma-cuma. KPK tidak pernah meminta pembayaran atas perangkatsosialisasi itu," tegasnya.Selain itu, Johan juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa pegawai atau anggota KPK dilarang meminta imbalan berkaitan dengan tugas yang diembannya. "Bagi masyarakat yang melihat, mendengar, dan mengalami langsung segera melaporkan ke KPK atau ke kepolisian terdekat," ujarnya. (ary/bal)



Berita Terkait