Interpelasi Iran Digelar Lagi 10 Juli, SBY Diundang
Kamis, 05 Jul 2007 16:00 WIB
Jakarta - Setelah melalui perdebatan panjang, rapat Bamus akhirnya menyepakati rapat paripurna terkait interpelasi Iran akan digelar 10 Juli 2007. Presiden SBY diminta menjelaskan tentang kebijakan RI.Sebab meski telah digelar rapat konsultasi dengan pimpinan fraksi-fraksi, mayorits fraksi menginginkan SBY hadir dalam interpelasi tersebut."Semua fraksi sepakat untuk interpelasi Iran dan Presiden kita undang tanggal 10 Juli. Sebagian fraksi minta Presiden hadir sendiri," kata ketua rapat Bamus, Zaenal Ma'arif usai rapat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (5/7/2007).Menurut Zaenal, untuk mempercepat proses tersebut, pimpinan DPR akan segera melayangkan undangan kepada SBY untuk menjelaskan kebijakan pemerintah malam ini.Harapannya, SBY memiliki waktu cukup untuk berpikir dan memutuskan hadir sendiri. "Malam ini kita kirim. Paling lambat besok pagi agar Presiden punya waktu. Karena Presiden sudah dapat penjelasan dari fraksi-fraksi dalam rapat konsulatsi dan Presiden dapat memahami," katanya.Sementara itu rapat juga memutuskan menjadwalkan pembacaan usul interpelasi lumpur Lapindo dalam rapat paripurna pada 17 Juli.Mundurnya jadwal dilakukan karena dikhawatirkan interpelasi Iran akan memakan waktu lama. Selain itu juga diharapkan agar persoalan Iran bisa diselesaikan dulu, baru kemudian disusul Lapindo."Kalau soal Lapindo baru kita jadwalkan pembacaan pengusung pada 17 Juli, dua minggu lagi. Ini agar waktunya cukup, tidak tabrakan," katanya.
(umi/sss)











































