Menlu Yang Enggan Komentari Klaim Aset Cina di Glodok
Kamis, 05 Jul 2007 15:40 WIB
Jakarta - Menlu Cina Yang Jiechi bertandang ke Indonesia. Namun sayang, dia enggan berkomentar saat ditanya soal klaim negerinya terhadap aset di Glodok, Jakarta Barat.Yang dicegat wartawan di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Kamis (5/7/2007). Usai bertemu Presiden, tak seperti tamu negara lainnya, Yang tidak memberikan keterangan pers. Dia keluar lewat pintu depan. Wartawan lantas memburunya. Apa isi pembicaraan dengan SBY? demikian pertanyaan pertama terlontar.Yang bersedia menjawab. Tapi pertanyaan kedua tentang apakah masalah Korea Utara dibahas, Yang emoh berkomentar. Dia meneruskan langkahnya menembus kepungan wartawan. Bagaimana dengan klaim negara Anda tentang aset di Glodok? Yang tetap tidak menggubris.Lahan di Jl Gadjah Mada 211-212 ini mendadak jadi berita setelah Cina mengklaim sebagai asetnya. Semasa hubungan Indonesia - Cina mesra, lahan itu menjadi kantor Kedubes Cina.Pemerintah Indonesia menyeriusi klaim Cina ini. Bahkan, pada Januari 2007 lalu, pemerintah membentuk tim dan diterbangkan ke Beijing untuk membahas klaim tanah ini. Siapa sebenarnya yang memiliki lahan ini? Belum diketahui pasti. Namun, Deplu memastikan bahwa lahan ini bukalah milik Cina, tapi milik negara Indonesia. Saat ini lahan itu tengah dibangun pusat perbelanjaan Galeria Glodok.
(nrl/asy)











































