Ba'asyir Tolak Pimpin Negara Jahiliyah
Kamis, 05 Jul 2007 15:10 WIB
Jakarta - Rencana Panitia Persiapan Kepemimpinan Nasional (PPKN) bersama LBH Pemimpin Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI) mengusung Abu Bakar Ba'asyir dalam Pilpres 2009 kandas. Ba'asyir menolak mentah-mentah rencana itu."Nama saya disebut-sebuit sebagai calon presiden. Saya tidak bisa mengurus negara, bisa bubar semua!" tandas Ba'asyir saat menyampaikan tausiyah peluncuran LBH PPP GPI di kantor PP GPI, Jalan Menteng Raya, Jakarta, Kamis (5/7/2007).Menurut Ba'asyir, dia hanya bisa berdakwah dan mengurus ponpes saja dan hanya mencari ridha Allah."Saya tidak ada tujuan memimpin negara, menjadi presiden naudzubillah, apalagi memimpin negara jahiliyah!" cetus dia. Namun Ba'asyir menghargai usaha lembaga itu mencari pemimpin yang bersih. Hanya saja dia minta namanya jangan dikait-kaitkan. "Saya hanya ingin berdakwah," tegasnya.Dalam tausiyah itu, Ba'asyir juga menyindir sistem demokrasi yang menurutnya kafir dan berbeda 180 derajat dengan ajaran Islam. "Demokrasi berbuat sesuai mayoritas, kalau Islam berbuat sesuai perintah Allah," tegasnya.
(umi/nrl)











































