Truk TNI Rem Blong
Sopir Diperiksa di POM TNI
Kamis, 05 Jul 2007 11:51 WIB
Bandung - Truk maut yang mengalami rem blong ternyata baru diservis 2 minggu lalu. Sang sopir akan dimintai keterangan oleh POM TNI."Saya sudah mendapat laporan dan nanti sopirnya akan diperiksa POM TNI. Namun saat ini belum bisa dimintai keterangan karena kondisinya kritis," kata Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI George Toisutta.Hal ini disampaikan dia usai menghadiri acara penutupan Pekan Olah Raga V Angkatan Darat di Lapangan Siliwangi, Jalan Lombok, Bandung, Kamis (5/7/2007).George menegaskan, akan memberikan sanksi jika anak buahnya terbukti bersalah. "Bersalah atau tidaknya tergantung penyidikan. Kalau bersalah pasti akan beri sanksi," ujarnya.Menurut dia, truk maut yang merenggut nyawa 4 orang ini dalam kondisi baik. "Baru diservis 2 minggu lalu. Tetapi kita tidak bisa prediksi kenapa rem blong. Ini kejadian biasa, tetapi karena jumlah korban banyak menjadi luar biasa dan tolong jangan anggap ini suatu hal yang wah," bebernya.Lebih lanjut, George mengatakan, korban tewas dan korban luka akan mendapat santunan dana kemanusiaan dari instansinya.Truk TNI yang mengangkut pasir mengalami rem blong di Jl Kolonel Masturi, Cisarua, Cimahi, Jawa Barat, Rabu 4 Juli.Selain menabrak 3 sepeda motor, truk tersebut juga bertabrakan dengan truk pengangkut cat yang datang dari arah berlawanan. 4 Orang tewas di tempat.
(aan/umi)











































