Minta Maaf Kebobolan RMS
KSAD Puji Pangdam Pattimura
Kamis, 05 Jul 2007 11:28 WIB
Bandung - Permintaan maaf yang tulus dilontarkan Pangdam XVI Pattimura Mayjen Sudarmaidy Subandi atas lolosnya penari liar RMS. Tindakan Pangdam dipuji KSAD Jenderal TNI Djoko Santoso. Sportif!"Baguslah, itu sportif. Pokoknya kita harap kasus ini diproses secara hukum dan diberi tindakan karena ini jelas pelanggaran hukum," kata Djoko usai penutupan Pekan Olah Raga V Angkatan Darat di Lapangan Siliwangi, Jalan Lombok, Bandung, Kamis (5/7/2007).Permintaan maaf Pangdam disampaikan saat menghadiri rapat paripurna khusus DPRD Maluku pada Selasa 4 Juli. Dia berjanji akan menindak komandan-komandan di lapangan.Djoko mengaku belum menerima laporan secara lengkap tentang hasil evaluasi lolosnya aksi RMS."Karena ini merupakan pengamanan VVIP, jadi tanggung jawab Mabes TNI. Mabes AD menunggu sepenuhnya hasil evaluasi Mabes TNI dalam hal ini Panglima TNI. Nanti saya akan dipanggil oleh Panglima dan diberi petunjuk," ujarnya.Apa akan ada sanksi? "Ya kita tunggu saja," sahut Djoko.OPMDalam kesempatan itu, Djoko mengatakan pengibaran Bintang Kejora di Papua merupakan pelanggaran hukum di NKRI. "Jadi harus diproses dan ditindak hukum," kata Djoko.Namun Djoko menolak jika tindakan itu dikarenakan lemahnya kinerja intelijen. "Saya tidak mau memberi komentar intelijen lemah, karena mereka memberi info awal," cetus Djoko.
(aan/nrl)











































