Bos Perbudakan di Cina Disidang
Kamis, 05 Jul 2007 10:37 WIB
Beijing - Pengusutan perbudakan terhadap ratusan pekerja pabrik batu bata di Cina terus berlanjut. 5 Orang yang bertanggung jawab atas kejadian itu telah dibawa ke pengadilan Rabu 4 Juli 2007 lalu.5 Orang ini adalah yang menjalankan salah satu dari ribuan pabrik batu bata bermasalah di Cina. Kelima orang tersebut adalah pemilik pabrik Wang Bingbing, mandor pabrik Heng Tinghan, dan 3 karyawan termasuk putra Heng.Pabrik milik Wang terletak di ladang pertanian milik orang tua Wang, seorang pemimpin Partai Komunis desa setempat.Kelimanya didakwa dengan pidana pembunuhan, penyekapan, dan memperkerjakan buruh dengan paksa di pengadilan negeri di Provinsi sebelah utara Cina, Shanxi, seperti dilaporkan kantor berita Xinhua dan dilansir AFP, Kamis (5/7/2007).Di Cina, pengadilan berlangsung cepat, hanya dalam beberapa hari. Namun putusannya tak bisa diumumkan dalam waktu cepat.Skandal perbudakan ini muncul bulan Juni 2007 lalu, setelah lebih dari 400 orang tua melaporkan kehilangan anaknya di internet. Para orang tua ini menduga anak-anak mereka telah dijual ke Provinsi Shanxi dan Henan.Polisi baru bertindak setelah posting di internet itu muncul di media massa. Polisi kemudian menemukan 576 orang telah diperbudak di dua provinsi. Untuk itu, 158 orang telah dijadikan tersangka.
(aba/nrl)











































