Peminat Pilkada DKI Minim, Kok Jumlah DPT Ideal?
Rabu, 04 Jul 2007 17:16 WIB
Jakarta - Minat warga DKI Jakarta terhadap pilkada sangat minim. Namun, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sangat ideal, yakni mencapai 5.727.757 orang. Mungkinkah ada ghost voters di dalamnya?"Di satu sisi minat masyarakat rendah. Tapi jumlah pemilih tinggi. Kemungkinan banyak ghost voters di dalamnya," ujar mantan cagub DKI Jakarta Sarwono Kusumaatmadja,Hal ini disampaikan dia dalam diskusi bertajuk 'Demokrasi terancam di Pilkada DKI Jakarta' di Hotel Sari Pan Pacific, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (4/7/2007).Menurut Sarwono, tingginya angka ghost voters disebabkan karena lemahnya pantauan terhadap mobilitas penduduk DKI yang tinggi."Kemungkinan besar ada problem. Frekuensi pemantauan mobilitas penduduk DKI sangat tidak ideal. Karena mobilitas tinggi, sehingga tidak terpantau. Jadi ada kesenjangan antara statistik dan kenyataan," ujar Sarwono.Menurutnya, hal ini bisa diatasi jika kedua pasangan calon melakukan komunikasi intensif kepada masyarakat."Ini bisa diatasi jika kedua calon berusaha keras mengomunikasikan ide-idenya kepada warga," kata dia.Saat ditanya tingginya angka ghost voters serta banyaknya warga DKI yang tidak mendapatkan hak pilihnya dapat mempengaruhi legitimasi calon yang terpilih, Sarwono mengiyakannya."Ya, berpengaruh. Jadi lagi-lagi kuncinya ada di dua calon itu, jika legitimasinya ingin kuat," ujar pria berkacamata ini.Temuan LP3ES, jumlah ghost voters mencapai 21 persen. Sedangkan warga DKI yang tidak mendapatkan hak pilihnya mencapai 22 persen.
(anw/sss)











































