Korban Perampokan di Circle K Dago Bandung Mahasiswa ITB
Rabu, 04 Jul 2007 14:35 WIB
Bandung - Ahmad Pandu (17) yang menjadi korban perampokan saat berkunjung di minimarket Circle K Jl. Dago, Bandung, ternyata mahasiswa baru Institut Teknologi Bandung (ITB). Sebelum perampokan terjadi, sebenarnya dia ingin melakukan daftar ulang di Kampus ITB, Jl. Ganesha. Pandu yang ditemui detikcom, Rabu (4/7/2007) di Mapolresta Bandung Tengah, Jl. Ahmad Yani, tampak lesu, meski terlihat mencoba tegar. Maklum saja, mobil Honda Jazz yang ia bawa raib digondol kawanan perampok bersenjata api itu. "Saya berangkat dari rumah menuju kampus ITB untuk daftar ulang. Tapi, karena saya merasa haus, saya mampir ke Circle K, karena kebetulan lewat situ," kata Pandu. Pandu diterima di Fakultas Seni Rupa dan Desain lewat jalur khusus. Dan hari ini merupakan jadwal pendaftaran ulang. Tidak ada hari lain untuk pendaftaran ulang, selain hari ini. Pandu telah menceritakan kejadian yang dialaminya ini kepada penyidik Polresta Bandung Tengah. Pandu juga akan dilibatkan oleh polisi dalam rekonstruksi perampokan di minimarket 24 jam itu. Lantas, bagaimana dengan daftar ulang di ITB? Pandu mengaku sudah menghubungi panitia pendaftaran mahasiswa ITB. "Saya sudah lapor ke panitia. Dan kata panitia, saya diperbolehkan melakukan daftar ulang setelah hari ini," ujar Pandu yang bertempat tinggal di kawasan Arcamanik, Bandung itu. Seperti diberitakan, sekitar pukul 06.30 WIB, enam perampok bersenjata api beraksi di Circle K. Minimarket ini berada sekitar 100 meter dari Simpang Dago dan 300 meter dari Kampus ITB. Perampok berhasil membawa uang Rp 12 juta milik Circle K. Pandu yang datang ke Circle K saat perampokan terjadi juga menjadi korban. Dia disekap oleh perampok dan mobil Honda Jazz warna merah B 2101 TI yang ia bawa juga digondol kawanan perampok itu.
(asy/nrl)











































