Rokhmin Bela Diri dengan Tonjolkan Prestasi Saat Jadi Menteri
Rabu, 04 Jul 2007 11:22 WIB
Jakarta -
Tak rela dituduh korupsi, Rokhmin Dahuri membela diri dengan mengungkapkan prestasi-prestasi saat menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan 2001-2004. "Ditinjau dari aspek ekonomi, produksi perikanan meningkat dari 4 juta ton, peringkat ketujuh dunia, pada tahun 1999 menjadi 6 juta ton (peringkat kelima dunia) pada tahun 2003," ujar Rokhmin membacakan pledoinya di sidang PN Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (4/7/2007).Rokhmin juga mengaku berhasil meningkatkan nilai ekspor perikanan dari US$ 1,6 miliar menjadi US$ 2,1 miliar. Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari Rp 0 tahn 1999 menjadi sekitar Rp 350 miliar pada tahun 2003."PDB sub-sektor perikanan tumbuh rata-rata 26 persen per tahun dari 1999 sampai 2003. Kerugian negara akibat illegal fishing dapat ditekan dari US$ 4 miliar menjadi tinggal US$ 1 miliar," ujar Guru Besar Perikanan IPB itu di hadapan majelis hakim yang dipimpin Mansyurdin Chaniago.Di luar aspek ekonomi, Rokhmin mengklaim berhasil mengembangkan keorganisasian DKP dan Dewan Maritim Daerah. Setiap provinsi, kota dan kabupaten telah memiliki dinas perikanan dan kelautan sendiri.DKP bersama Dewan Maritim Indonesia, Bakosurtanal dan TNI AL juga memprakarsai pemetaan wilayah RI, terutama penamaan pulau-pulau kecil. Rokhmin pun mengklaim sejak DKP dipimpinnya, minat mahasiswa untuk mendalami perikanan dan kelautan meningkat pesat.
(aba/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































