PKS: Daripada RI Dibodohi, Tolak Saja DCA dengan Singapura

PKS: Daripada RI Dibodohi, Tolak Saja DCA dengan Singapura

- detikNews
Selasa, 03 Jul 2007 15:02 WIB
Jakarta - Perjanjian kerjasama pertahanan alias defence cooperation agreement (DCA) antara Indonesia dengan Singapura tidak menguntungkan Indonesia. Bahkan kerjasama itu dinilai sama saja membodohi Indonesia."Kita menolak DCA dengan Singapura. Karena tidak menguntungkan sama sekali bagi Indonesia. Kita dianggap bodoh oleh Singapura," kata Presiden PKS Tifatul Sembiring dalam keterangan pers mengenai hasil Majelis Syuro VII di Kantor DPP PKS, Jl Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan, Selasa (3/7/2007).Dia mengatakan, pemerintah harus berani mengambil sikap tegas dan memperketat hubungan dengan Singapura. Karena menurutnya, selama ini Indonesia terlalu lemah, dan Singapura terlalu banyak mengambil keuntungan-keuntungan dari Indonesia.Tifatul mencontohkan, seperti dalam hal bisnis, banyak importir-importir nakal Singapura yang membuang limbah ke Singapura. "Kalau klausul DCA-nya seperti ini (lebih banyak menguntungkan Singapura) kita tolak. Apalagi dalam klausul itu, seluruh tempat latihan ada di Indonesia. Mereka boleh tembak senjata ke wilayah kita, tapi kita tidak boleh menembak ke wilayah mereka," imbuhnya.Pria berjenggot ini mengatakan, sebaiknya DPR tidak meratifikasi DCA. Apalagi jika perjanjian tersebut merupakan bentuk renegosiasi dengan perjanjian ekstradisi."Ini sangat tidak strategis. Kita sudah instruksikan fraksi kita di DPR untuk menolak. Jangan sampai negara besar ini akhirnya dipermainkan Singapura," tukas Tifatul. (nvt/sss)


Berita Terkait