Manusia Lumpur Hantui Menhut

Manusia Lumpur Hantui Menhut

- detikNews
Selasa, 03 Jul 2007 12:43 WIB
Jakarta - Karena lingkungan rusak, manusia lumpur marah. Puluhan manusia lumpur itu menghentak-hentakkan kakinya. Dalam formasi lingkaran, mereka menari-nari sambil meneriakkan yel-yel.Itulah aksi teatrikal yang merupakan bagian dari demonstrasi yang digelar sekitar 500 orang dari Walhi di depan pintu gerbang Dephut, Jl Gatot Soebroto, Senayan, Jakarta, Selasa (3/7/2007).Puluhan orang bertelanjang dada yang berbalur lumpur itu membawa sejumlah poster, antara lain bertuliskan "Selamatkan bumi sekarang, bukan hanya kata-kata" dan "Hutan Indonesia milik rakyat Indonesia". Mulut mereka tak henti-hentinya mengumandangkan yel-yel, "Selamatkan bumi."Sebagian demonstran mengenakan kaos hitam bertuliskan "Konferensi Rakyat Indonesia Walhi". Dalam aksinya, mereka menuntut pemerintah bertanggung jawab terhadap kerusakan lingkungan yang terjadi pada saat ini. Mereka juga menuduh Menhut MS Kaban sebagai dalang dari serangkaian kerusakan lingkungan di Tanah Air."Kita di sini adalah satu kata, atas dasar perjuangan rakyat, atas dasar rakyat Indonesia untuk selamatkan bumi Indonesia. Tidak ada tekanan dari parpol manapun. Kami minta MS Kaban bertanggung jawab," teriak orator aksi.Akibat aksi tersebut, lalu lintas dari Jalan Gatot Soebroto ke Patal Senayan ditutup. Ratusan aparat keamanan menjaga aksi tersebut, untuk menahan desakan massa agar tidak masuk ke area Dephut.Aksi yang berlangsung sejak pukul 11.30 WIB ini hingga pukul 12.30 WIB masih berlangsung. Usai beraksi di Dephut, massa akan melanjutkan demo ke Departemen ESDM dan Istana Merdeka. (nvt/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads