Insiden Penari Liar RMS Tak Akan Jadi Separatisme, Asalkan...

Insiden Penari Liar RMS Tak Akan Jadi Separatisme, Asalkan...

- detikNews
Selasa, 03 Jul 2007 12:03 WIB
Jakarta - Insiden penari liar dan bentangan bendera RMS di hadapan Presiden SBY di Ambon sangat disesalkan. Namun insiden itu diyakini tidak akan meluas menjadi gerakan separatis yang terorganisir, bila tercipta keadilan.Hal itu disampaikan Menhan Juwono Sudarsono usai ceramah program pendidikan reguler angkatan ke-40 Lemhannas di Kantor Lemhannas, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (3/7/2007)."Dalam batas-batas tertentu, itu merupakan protes supaya mereka diperhatikan. Saya kira tidak ada ancaman fisik yang serta merta. Separatisme tidak akan terjadi bila semua kalangan lebih peduli meningkatkan kesejahteraan sosial dan keadilan bagi masyarakat," kata Juwono.Ancaman fisik, lanjut dia, tidak akan terjadi asal pemerintah dan semua kalangan bekerja keras menghadirkan keadilan dan kesejahteraan baik di Maluku, Papua, Aceh, dan Kalimantan. Sebab masih banyak kerjaan yang harus dilakukan, karena selama ini masih banyak orang yang terpinggirkan, yang sebenarnya tidak perlu terpengaruh dalam kegiatan yang berniat memisahkan diri dari NKRI."Jadi NKRI kita pertahankan. Tapi kita juga harus kerja keras untuk menghadirkan keadilan sosial dan mereka harus betul-betul dimanusiakan, agar ikut dalam arus Indonesia," imbuh Juwono.Terkait lemahnya koordinasi aparat keamanan dalam peristiwa itu, Juwono menegaskan, saat ini pemerintah sedang melakukan investigasi, khususnya yang dilakukan Kementerian Polhukam."Di dunia ini tidak ada keamanan absolut. Yang sudah terjadi biarkanlah, tapi perbaiki sistemnya. Yang penting itu kita kerja keras agar kawan-kawan kita yang terpinggirkan diperhatikan dan mendapat keadilan," tandasnya. (nvt/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads