Australia Bekuk 2 Dokter Terkait Bom London-Glasgow

Australia Bekuk 2 Dokter Terkait Bom London-Glasgow

- detikNews
Selasa, 03 Jul 2007 11:29 WIB
Jakarta - Perburuan terhadap jaringan teroris yang gagal meledakkan 3 bom mobil di London dan Glasgow pada Jumat dan Sabtu pekan lalu terus digencarkan. Bahkan jauh hingga ke Australia.Sejak Senin 2 Juli 2007, polisi Australia membekuk 2 dokter yang diduga merupakan anggota jaringan teroris. 2 Tersangka ini melengkapi 8 orang -- termasuk 5 dokter dan staf medis berusia 20an tahun -- yang sudah ditahan oleh kepolisian Inggris.Pria pertama yang berusia 27 tahun ditangkap di Bandara Internasional Brisbane. Pria berkebangsaan asing yang tidak disebutkan identitasnya itu hendak meninggalkan Australia dengan tiket sekali jalan."Berdasarkan informasi dari pihak berwenang Inggris, kami menahan seorang berusia 27 tahun tadi malam. Kami menahannya di Bandara Internasional Brisbane. Dia dicuriagai akan meninggalkan Australia dan saya lihat dia tidak memiliki tiket pulang," ungkap Jaksa Agung Australia Philip Ruddock seperti dikutip dari AFP, Selasa (3/7/2007).Menurut Ruddock, pria itu diketahui bekerja sebagai pencatat di bagian pendaftaran di RS Gold Coast, yang berada di kota Southport, negara bagian Queensland.Ketika dikonfirmasi apakah benar pria itu akan menuju Singapura, seperti berita yang dilansir di saluran Channel Seven, Ruddock menolak mengungkapkan kebangsaan dan ke mana tujuan pria tersebut."Yang pasti dia memiliki izin tinggal resmi di Australia sehingga dia bisa bekerja di RS sebagai pencatat," kata Ruddock.Ruddock menambahkan, dirinya tidak ingin mengganggu penyelidikan yang sedang dilakukan kepolisian Inggris dengan mengungkapkan terlalu banyak identitas pria tersebut.Belum diketahui apa peran pria tersebut. Namun indikasi awal, pria itu memiliki profil yang mirip dengan ciri-ciri para tersangka yang dibekuk di Inggris.Satu jam berikutnya, seorang dokter yang dicurigai juga dimintai keterangan. Namun identitas dokter yang kedua ini tidak diungkapkan sama sekali."Kami sedang mewawancarai dokter yang kedua, namun kami belum menemukan adanya keterkaitan," kata Premier negara bagian Queensland Peter Beattie.Hasil pemeriksaan yang dilakukan polisi Australia belum menemukan keterkaitan yang kuat antara dua dokter tersebut dengan tersangka teroris yang sudah dibekuk di Inggris.Kedua dokter itu saat ini sudah dibebaskan. Sementara Kepala Kepolisan Federal Australia Mick Keelty menjelaskan, pihaknya terlibat dalam penyelidikan ini atas permintaan polisi Inggris. (bal/sss)


Berita Terkait