Formalin dan Boraks Saja Disalahgunakan, Apalagi Ganja

Formalin dan Boraks Saja Disalahgunakan, Apalagi Ganja

- detikNews
Selasa, 03 Jul 2007 07:53 WIB
Jakarta - Penggunaan formalin, boraks, dan pewarna tekstil sudah dilegalkan di Indonesia. Penggunaannya pun disalahartikan pemakainya. Ganja juga rencananya akan dilegalisasi. Nasibnya pun diperkirakan akan sama saja. "Ketentuan penggunaan bahan-bahan berbahaya saja dilanggar dan digunakan pada makanan, apalagi kalau ganja dilegalkan," kata Wakil Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional Tini Hadad, ketika berbincang pada detikcom, Selasa (3/7/2007).Bahan-bahan berbahaya itu, lanjut Tini, awalnya juga digunakan untuk tujuan positif dan digunakan dalam dunia pengobatan dan industri. Tini mencontohkan maraknya penyalahgunaan bahan-bahan berbahaya pada makanan seperti formalin pada mi, boraks pada bakso, dan zat pewarna tekstil pada beberapa makanan. Zat-zat tersebut sudah jelas-jelas tidak boleh ditambahkan pada makanan, namun masih banyak dilakukan."Itu kan zat-zat karsinogenik yang bisa menimbulkan kerusakan otak dan menyebabkan kanker. Ganja kan juga selain membuat ketagihan, dalam jangka panjang bisa menyebabkan kerusakan otak," jelas Tini.Contoh lain, lanjut Tini, bahan tambahan makanan seperti pemanis buatan yang legal dan ada ketentuan ukuran penggunaannya. "Namun selalu saja itu digunakan secara berlebihan. Apalagi ganja, itu kan bisa bikin kecanduan dan dosisnya bisa terus tambah," tuutrnya. (nwk/ary)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads