Tanwir Aisyiyah Bahas Lingkungan dan Human Trafficking

Tanwir Aisyiyah Bahas Lingkungan dan Human Trafficking

- detikNews
Senin, 02 Jul 2007 18:26 WIB
Yogyakarta - Pimpinan Pusat (PP) Aisyiyah akan menggelar sidang Tanwir di Samarinda Kalimantan Timur. Sidang akan membahas masalah pemberantasan perdagangan manusia (human trafficking) dan lingkungan.Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum PP Aisyiyah Prof Dr Dj Siti Chammamah Soeratno kepada wartawan di kantor PP Muhammadiyah Jl Cik Di Tiro Yogyakarta, Senin (2/7/2007). "Sidang tanwir yang akan kita gelar tanggal 5-8 Juli mendatang antara lain membahas masalah perdagangan manusia, pemberdayaan perempuan, lingkungan, kesehatan dan lain-lain," katanya.Dia mengatakan sidang tanwir I merupakan sidang permusyawaratan tertinggi setelah muktamar. Sidang Tanwir Aisyiyah saat ini merupakan sidang pertama setelah muktamar di Malang dua tahun lalu. "Sidang ini sangat strategis bagi organisasi. Sebab yang dibicarakan di muktamar tahun lalu akan dievaluasi, apakah program-program sudah berjalan semua atau belum," kata Chammamah.Menurut dia, sidang tanwir biasanya digelar di Kota Yogyakarta, namun untuk tahun ini dilaksanakan di Samarinda Kalimantan Timur. Berbagai permasalahan bangsa akan dibahas dalam sidang tanwir yang akan berlangsung selama 4 hari itu. Antara lain masalah perdagangan manusia atau human trafficking, penanggulangan HIV/Aids dan narkoba, lingkungan hidup, pendidikan kewerganegaraan, pemberdayaan pemerpuan, pengentasan kemiskinan dan pengangguran serta masalah kenegaraan.Selain itu, kata guru besar Fakultas Ilmu Budaya UGM, sidang tanwir juga akan melakukan konsolidasi antara pimpinan dan kader serta peningkatan pola pembinaan cabang dan ranting Aisyiyah seluruh Indonesia. Yang lebih penting lagi, Aisyiyah juga akan melakukan revitalisasi pembinaan keluarga sakinah serta revitalisasi Taman Kanak-kanak (TK) Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA). "Semua akan kita bahas dalam sidang tanwir dan akan dihadiri di antaranya Menteri Kehutanan, MS Kaban, Menkes Siti Fadhilah Supari dan tablig akbar oleh Pak Amien Rais," demikian Chammamah Soeratno. (bgs/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads