Bangkai Nomad Disimpan di Satu Darmabar Tanjung Pinang
Senin, 02 Jul 2007 15:15 WIB
Tanjung Pinang - Pesawat Nomad N22S 817 yang terkubur selama 20 tahun di dasar laut Perairan Mapur, Kepulauan Riau (Kepri) sudah berhasil dibawa ke darat. Kini bangkai pesawat patroli TNI AL itu disimpan di Markas Satu Dermaga Armada Barat (Satu Darmabar) di Tanjung Pinang, Kepri.Komandan Pangkalan Utama TNI AL IV Kepri, Laksamana Pertama Among Margono mengungkapkan hal itu dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (2/7/2007). Dia menjelaskan, kerangka pesawat Nomad pada akhir pekan lalu sudah bisa ditarik ke darat."Awalnya kerangka pesawat ini ditarik ke Desa Kawal. Dari sana, kerangka pesawat dibawa dengan truk menuju Tanjung Pinang. Kini pesawat kita letakkan di Satu Darmabar," terang Among. Menurut dia, kondisi pesawat memang sudah tidak utuh lagi. Bagian ekornya sebagian sudah patah dan hilang, kedua sayapnya juga sudah tidak utuh. Begitu juga dengan kaca depan pesawat sudah tidak ada lagi. "Sedangkan badan pesawat masih utuh. Namun di sana sini dinding pesawat itu sudah terlihat keropos," terang Among.Pesawat yang dipiloti Mayor (Laut) Suwelo Wibisono ini jatuh di perairan Mapur pada Agustus 1987 lalu. Pesawat ini jatuh saat mendekati kapal perang Singapura. Semua penumpang selamat, kecuali Suwelo. Jenazah Suwelo masih belum ditemukan hingga kini.
(cha/asy)











































