Penyusupan RMS, Kabag Intelkam Mabes Polri Siap Terima Sanksi

Penyusupan RMS, Kabag Intelkam Mabes Polri Siap Terima Sanksi

- detikNews
Senin, 02 Jul 2007 14:53 WIB
Yogyakarta - Belum satupun pejabat di TNI maupun Polri yang dicopot terkait insiden penyusupan RMS pada peringatan Hari Keluarga Nasional. Namun demikian, jika dianggap bersalah. Kabag Intelkam Mabes Polri siap menerima sanksi.Pernyataan tersebut disampaikan Kabag Intelkam Mabes Polri Irjen Pol Saleh Saafsaat menjawab pertanyaan wartawan usai menghadiri acara HUT ke-61 Bhayangkara di gedung Bappeda Pemkab Sleman, Yogyakarta, Senin (2/7/2007). Menurut Saleh, masalah ini harus jadi pembelajaran semua pihak, khususnya dirinya selaku Kabag Intelkam Mabes Polri. Dia enggan berpolemik dan mencari-cari kesalahan pihak lain sehingga kelompok penari Cakalele itu lolos dari penjagaan."Saya kira mungkin bukan saling menyalahkan. Kalau ada itu hanya salah kutip saja. Memang itu semua salah, tapi kita tidak usah melihat siapa yang salah. Ini merupakanpembelajaran," tutur Saleh.Ke depan, sambung Saleh, pihaknya akan berusaha memperbaiki kinerja intelijen Polri. Meski perbaikan tersebut memiliki konsekuensi tertentu pada dirinya maupun anggota yang lain. "Kita semua menerima dan siap memperbaikinya," tegas mantan Kapolda DIY itu.Dalam kesempatan itu Saleh juga ditanya mengenai bagaimana peristiwa itu terjadi. Namun perwira polisi berbintang dua ini enggan memberika jawaban. Menurut Saleh, kegiatan intelijen bukan untuk konsumsi umum."Yang jelas kinerja intelijen itu tidak pernah untuk disajikan dipublik," tukas Saleh. (bgs/djo)


Berita Terkait