Saling Tuding BIN dan TNI Dianggap Tak Produktif

Saling Tuding BIN dan TNI Dianggap Tak Produktif

- detikNews
Senin, 02 Jul 2007 12:50 WIB
Jakarta - Saling tuding antara Badan Intelijen Nasional (BIN) dan Panglima TNI terkait demo RMS di Ambon, 29 Juni lalu dinilai tidak produktif. Seharusnya sesama aparatur pemerintah yang bertugas menjaga keamanan, keduanya saling berkoordinasi bukan malah saling tuding."Kita menyesalkan saling tuding itu, karena TNI dan BIN mempunyai tujuan sama mengamankan negara ini. Ini menunjukkan tidak ada koordinasi yang baik antara keduanya," tegas Wakil Ketua Komisi I Yusron Ihza Mahendra di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/7/2007).Politisi PBB ini meminta agar kedua pucuk pimpinan institusi itu segera meredakan konflik terbuka yang sudah terekspos di media. Karena hal itu bukan menyelesaikan masalah tapi justru menimbulkan masalah baru jika konflik diperpanjang."Sudah, ini jangan diperuncing, diselesaikan saja, masing-masing harus instrospeksi, apakah betul BIN sudah memberikan info atau belum. Biarkan diinvestigasi dulu," imbuhnya.Yusron menilai kejadian memalukan itu karena kelalaian semua aparat. Karena itu tidak bisa saling menyalahkan, sebab semua aparat yang bertugas baik TNI maupun Polri sama-sama memiliki intel. "Seharusnya informasi apa pun tetap ditindaklauti. Ini kesalahan semua pihak, tidak usah saling menyalahkan," cetus dia.Yusron meminta semua pihak menjadikan momentum itu sebagai titik awal memperbaiki kinerja aparat keamanan, baik itu Polri, TNI, atau BIN. (umi/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait