Pendapatan Merosot, Angkot Demo ke Kantor Walikota Medan
Senin, 02 Jul 2007 12:35 WIB
Medan -
Sekitar dua ratus supir angkutan kota (angkot) di Medan yang mewakili 17 perusahaan angkot, berunjukrasa ke Kantor Walikota Medan. Mereka menuntut berbagai penyimpangan yang selama ini merugikan para supir dan pemilik angkot diusut tuntas. Para supir datang sekitar pukul 10.00 WIB, Senin (2/7/2007). Mereka memarkirkan puluhan kendaraannya di depan Kantor Walikota di Jl Kapten Maulana Lubis. Dalam orasinya, massa yang dipimpin Guntur Sitorus ini mengajukan beberapa tuntutan. Di antaranya menuntut Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Sumut) menuntaskan proses penyidikan terhadap Kepala Dinas Perhubungan Medan Aslan Harahap dalam kasus rekapitulasi uji coba emisi kendaraan di beberapa kawasan terminal di Medan. Walikota Medan Abdillah, juga diminta untuk menonaktifkan Aslan Harahap berkaitan dengan masalah ini. Para supir juga meminta walikota menertibkan izin beca bermotor. Jumlah kendaraan ini dinilai sudah terlalu banyak sehingga mengurangi pendapatan para supir. Para supir juga meminta Dinas Perhubungan menertibkan angkutan dari luar kota yang mengambil penumpang di dalam kota. "Bila ini tidak dipenuhi, kami akan melakukan mogok massal selama tiga hari," ujar Guntur Sitorus. Sampai pukul 12.00 WIB, aksi demo ini masih berlangsung tertib. Sementara beberapa delegasi bertemu dengan Hermando Purba dari Dinas Perhubungan, para supir lainnya berkumpul di depan pintu masuk Kantor Walikota yang dijaga puluhan anggota Satuan Polisi Pamong Praja. Puluhan polisi dari Poltabes Medan juga berjaga-jaga di sekitar lokasi demonstrasi. Aksi ini turut memacetkan jalan di sekitar Kantor Walikota Medan, seperti Jl Kapten Maulana Lubis, Jl Imam Bonjol dan Jl Pengadilan.
(rul/djo)










































