Sempat Ricuh, Aksi Massa Anti RMS Berangsur Tenang
Senin, 02 Jul 2007 11:19 WIB
Ambon - Aksi massa anti- RMS di depan Masjid Alfatah, Ambon, kembali tenang. Sebelumnya massa sempat panas dan merusak dua buah angkot.Sekitar pukul 12.45 WIT, Senin (2/7/2007), kerumunan massa perlahan-lahan mulai mencair. Ruas Jl Sultan Baabulah di depan Masjid Alfatah kembali lancar.Namun demikian sejumlah angkot, khususnya jurusan Kuda Mati dan Benteng Atas, masih belum berani melintas di bekas lokasi unjuk rasa itu. Aparat kepolisian mengalihkan angkot kedua jurusan tersebut melalui Jl Latumeten. Meski keadaan sudah berangsur normal, namun penjagaan oleh aparat keamanan masih dilakukan. Ratusan aparat tetap disiagakan di depan Masjid Alfatah, Jl AM Sangaji dan Jl Aye Patty. Di jalan-jalan tersebut, meski tak sebanyak sebelumnya, massa masih terlihat bergerombol.Massa bersikap tenang setelah ditemui Wakil Gubernur Maluku M Abdullah Latuconsina di Gedung Asyari Alfatah. Massa meminta Latuconsina menindak tegas para pendukung RMS."Hukum para pendukung RMS seberat-beratnya," teriak para demonstran kepada Latuconsina.Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu juga berniat menemui demonstran. Namun oleh sejumlah pihak, Albert dilarang mengingat kondisi demonstran yang emosional. Akhirnya Albert hanya berjalan sampai Jl Aye Patty kemudian kembali ke kantor gubernur.Seperti diberitakan sebelumnya, demonstrasi anti-RMS ini sempat bertindak anarkis. Massa menghadang dan merusak dua buah angkot jurusan Kuda Mati dan Benteng Atas. Massa melakukan itu karena kedua daerah tersebut dinilai sebagai basis pendukung RMS. Selain itu angkot itu nekat menerobos barikade pendemo.
(djo/nrl)











































