Mustinya PKS Tidak Gertak Sambal
Senin, 02 Jul 2007 09:04 WIB
Jakarta - Ancaman PKS untuk tidak ikut proses Pilkada DKI Jakarta tak direalisasikan. Ancaman itu dinilai hanya gertak sambal, karena akhirnya PKS memutuskan tetap maju dalam Pilkada DKI."Saya pikir kalau mau tidak ikut proses pilkada itu adalah gerakan moral. Dan itu realistis. Jadi ya jangan sekadar ancamanlah," kata pengamat politik dan kebijakan publik Andrinov Chaniago dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (2/7/2007).Menurutnya, bila PKS tidak mengikuti proses dan kalah dalam pilkada, maka kekalahannya tidak sia-sia."Kalau mundur, dampaknya paling pilkada jalannya tertunda. Tapi kalau itu dilakukan, masyarakat semakin sadar kalau pilkada ini tidak berkualitas," bebernya.Ditambahkan Andrinov, apa yang terjadi sekarang adalah untuk kepentingan elit yang sedang melakukan arisan besar atau arisan tingkat tinggi."Saya rasa kalau ini berlanjut, tingkat partisipasi akan merosot, dan golput juga akan banyak," tukasnya.
(nvt/nrl)











































