Terus Dicurangi, PKS Ancam Tidak Ikuti Proses Pilkada
Minggu, 01 Jul 2007 12:49 WIB
Jakarta - Isu PKS akan menarik pasangan Adang-Dani dalam Pilkada DKI Jakarta semakin kencang. Namun, Ketua Advokasi Pemilu PKS Rois Hadayana Syaugie membantah hal tersebut. "Bukan menarik Adang-Dani. Tapi tidak ikut dalam proses penetapan cagub-cawagub. Karena masih adanya kecurangan," kata Rois kepada detikcom, Minggu (1/7/2007).Dikatakan Rois, hal Ini yang akan didiskusikan dan dibicarakan dengan para pakar hukum Minggu siang ini. PKS akan meminta pertimbangan hukum mereka bagaimana kalau calon yang diusung PKS tidak ikut dalam proses Pilkada DKI Jakarta."Misalnya saja, nanti kan ada pengumuman penetapan cagub-cawagub oleh KPUD, semua pasangan cagub-cawagub kan harus datang, nah kita tidak akan datang," tukasnya.Ketidak hadiran tersebut, lanjut Rois, sebagai wujud protes dari PKS terhadap KPUD karena tidak menjalankan proses demokratisasi politik yang fair."Kalau tiap tahapan ada masalah, harus diselesaikan dulu melalui proses hukum. Kita kan bisa duduk sama-sama soal itu. Nggak harus sakral tanggal 8 Agustus," imbuhnya.Ditambahkan Rois, proses hukum ini akan terus menerus dilanjutkan PKS dengan memantau Jakarta Monitoring tentang adanya kecurangan dalam Pilkada DKI Jakarta."Cukup dari situ kita pantau. Kita lakukan sampai kapan pun sampai proses pilkada selesai (proses hukum)," pungkasnya.
(ziz/ana)











































