Panglima & Kapolri Siap Bertanggung Jawab ke SBY
Sabtu, 30 Jun 2007 15:28 WIB
Jakarta - Pertanggungjawaban keamanan akibat kecolongan aksi pendukung RMS ada di tangan Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto dan Kapolri Jenderal Pol Sutanto. Keduanya siap mengevaluasi kesalahan."Terkait saya dan Kapolri sangat berpulang ke SBY. Tetapi memang dalam laporan pertama kita ke presiden, kita melaporkan itu tanggung jawab saya dan Kapolri," kata Panglima TNI Marsekal Djoko Soeyanto.Hal ini disampaikan Panglima TNI dalam jumpa pers bersama Kapolri Jenderal Pol Soetanto di kantor Menko Polhukam, Jakarta, Sabtu (30/6/2007).Menurut dia, pertanggungjawaban dalam aspek keamanan di setiap kunjungan RI 1 dan RI 2 mengalir dari Panglima TNI, Pangdam, dan jajaran di bawahnya."Dengan kejadian kemarin berarti tanggung jawab itu kalau TNI ya saya, Pangdam, danrem dan dandim sesuai tataran kewenangan yang saya miliki. Sudah barang tentu apa yang menjadi kejadian di Ambon adalah melakukan evaluasi dan mengambil tindakan yang pas untuk jajaran saya ke bawah," terang Djoko.Djoko akan mengevaluasi kesalahan itu dan mengambil tindakan supaya para panglima kodam dan panglima komando di tempat lain tidak kebobolan seperti di Ambon."Saya tidak akan lama-lama untuk masalah ini supaya kita clear dan menjadi pelajaran ke depannya," ujar dia.Apa akan diberi sanksi? "Itu pasti ada. Tetapi bentuknya apakah sebagai pergantian atau mutasi itu menjadi pertimbangan kita," sahut Djoko.
(aan/asy)











































