Dihantam Gelombang, Kapal Pesiar Warga AS Karam di NTT
Sabtu, 30 Jun 2007 14:06 WIB
Kupang - Gelombang laut setinggi lima meter dilaporkan menghantam dua kapal pesiar yang mengangkut wisatawan asing saat melintasi perairan Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satunya, yakni Kapal Charisma, tenggelam dan hanyut terbawa arus. Di Kapal Charisma ini terdapat dua wisawatan asing asal Amerika Serikat (AS), masing-masing Elbert Estelle Ford (63) dan Elbert Sonia Ann Ford. Namun, pasangan pensiunan Angkatan Laut AS ini berhasil diselamatkan TNI AL dibantu personel Polri setelah menangkap sinyal SOS yang dikirim melalui satelit. Kecelakaan itu terjadi di perairan dekat Pulau Rinca, Kecamatan Komodo. "Kapal naas ini bertolak dari Darwin, Australia utara awal Juni lalu dengan tujuan Singapura. Ketika kapal berada didekat Pulau Rinca, Kecamatan Komodo, tiba-tiba lambung kapal dihantam badai disertai gelombang besar sehingga tenggelam. Kedua warga AS yang melakukan pelayaran wisata itu selamat," kata Kapolres Manggarai Barat, Butje Hello, yang dihubungi detikcom melalui telepon selulernya, Sabtu (30/6/2007).Menurut dia, dalam waktu hampir bersamaan, kapal pesiar Ombak Biru yang mengangkut 26 wisatawan menuju Pulau Komodo dihantam gelombang di dekat perairan Labuan Bajo. Salah satu ABK bernama Yoppi Septianto (21), tenggelam dan tewas. "Sementara para wisatawan termasuk 10 wisatawan asing selamat," kata dia. Kepala BMG Stasiun El Tari Kupang Albert Kusbagio yang dihubungi di Kupang mengatakan kecepatan angin di sebagian wilayah NTT mulai berkurang menjadi 35 kilometer/jam dari kondisi sebelumnya 45 kilometer/jam. "Kondisi ini berdampak langsung pada tinggi gelombang laut yang berkurang menjadi 2,5-3 meter dari sebelumnya 5 meter," kata Albert.
(asy/asy)











































