Serukan Boikot Pilkada, Massa Demo KPUD DKI

Serukan Boikot Pilkada, Massa Demo KPUD DKI

- detikNews
Sabtu, 30 Jun 2007 13:38 WIB
Jakarta - Lagi-lagi Kantor KPUD DKI Jakarta didemo massa. Ratusan orang mendatangi KPUD DKI untuk menyerukan pemboikotan Pilkada DKI 8 Agustus 2007 nanti. Mereka menilai KPUD membiarkan kecurangan-kecurangan. Demo massa dari Gabungan Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (GAMPAR) dan Parlemen Pemuda Indonesia (Parpi) ini dimulai pukul 12.30 WIB, Sabtu (30/6/2007). Hingga pukul 13.30 WIB, massa masih berkumpul di depan gerbang KPUD di Jl. Budi Kemulyaan dan melakukan aksinya. Mereka memenuhi separo badan jalan. Akibatnya, lalu lintas kendaraan di depan KPUD tersendat. Sementara puluhan polisi yang dibekali dengan tameng tampak menjaga ketat aksi massa ini. Mereka menyerukan pemboikotan terhadap Pilkada DKI, karena terjadi banyak kecurangan. Antara lain, kata mereka, adanya 21 persen calon pemilih siluman dan 20% calon pemilih tidak terdaftar. Selain itu, mereka juga mengkritik dan mengecam Ketua KPUD DKI Juri Ardiantoro, yang mengatakan daftar pemilih bukan untuk konsumsi publik. "KPUD adalah sumber dari kekacauan," kata Koordinator Aksi Sal Eldin.Menurut mereka, agar Pilkada DKI tidak diboikot, maka KPUD harus memperpanjang pendaftaran calon pemilih. "Pendaftaran diperpanjang lagi, sehingga 20 persen calon pemilih terdaftar," kata Sal. Aksi demonstrasi ini digelar menjelang pengumuman daftar pemilih oleh KPUD DKI. Rencananya, KPUD DKI mengumumkan daftar pemilih pukul 14.00 WIB. (asy/aan)


Berita Terkait