Mahasiswa Ambon Demo Tuntut RMS Dieksekusi Mati
Sabtu, 30 Jun 2007 10:08 WIB
Ambon - Aksi penari liar RMS mengundang marah organisasi kepemudaan di Ambon. Mahasiswa turun ke jalan menuntut pelaku RMS dihukum mati.Sekitar 300 mahasiswa demo di depan Polsekta Sirimau Ambon, Sabtu (31/6/2007).Aksi yang diikuti Himpunan Mahasiswa Islam, Ikatan Muda Muhammadiyah, NU Maluku, dan Badan Koordinasi Masjid Pemuda Indonesia ini diisi orasi-orasi secara bergantian."Kami minta pelaku RMS diusut tuntas. Kapolda, Pangdam dan Gubernur harus bertanggung jawab," kata salah seorang orator.Massa berorasi di perempatan Jalan Sultan Hairun dan Jalan AY Patty. Sementara 100 aparat keamanan yang menenteng pentungan memblokir jalan Slamet Riyadi.Spanduk bertuliskan "Kapolda, Pangdam dan Gubernur harus diperiksa institusi tertinggi" pun dibentangkan. Demikian pula dengan poster-poster antara lain bertuliskan "Eksekusi Mati Pelaku RMS", "Kapolda, Pangdam dan Gubernur harus bertanggung jawab", "Kejar pelaku RMS sampai ke akar-akarnya", dan "Panitia Harganas harus bertanggung jawab."Massa yang rencananya akan berdemo di Mapolda dan Kodam membatalkan niatnya karena dua instansi itu libur. Massa selanjutnya melakukan longmarch menuju Masjid Raya Al Fatah Ambon di Jalan Sutan Babula.
(aan/gah)











































