Pemekaran Wilayah Bisa Rangsang Kemajuan Jabar
Sabtu, 30 Jun 2007 01:43 WIB
Jakarta - Pemekaran kabupaten/kotamadya di Jawa Barat (Jabar) saat ini merupakan sesuatu yang mendesak. Selain karena tuntutan masyarakat, pemekaran juga diperlukan untuk mendongkrak tingkat perekonomian Jabar yang saat ini berjalan sangat lamban. "Jika pembangunan dan tingkat perekonomian di Jawa Barat ingin meningkat signifikan, Pemprov Jabar harus mempertimbangkan kemungkinan pemekaran," kata Yudi. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Umum DPW PKS Jawa Barat, Yudi Widiana, dalam siaran pers yang diterima detikcom, Jumat (29/6/2007).Menurut Yudi, Jabar dengan luas wilayah 35.746,26 km2 dan jumlah penduduknya yang mencapai 42,5 juta jiwa saat ini idealnya memiliki 40 kabupaten/kotamadya. Karena itu, lanjut dia, perlu dilakukan pemekaran wilayah untuk merangsang kemajuan wilayah.Yudi mencontohkan, dalam beberapa kasus seperti di kotamadya Cimahi, Depok, dan Banjar, terbukti pemekaran membuat proses pembangunan lebih maju.Selain itu, Yudi juga mengatakan mendukung dilakukannya pemekaran atas kabupaten Sukabumi menjadi tiga kabupaten. Sebab sebagai kabupaten terluas di Jabar saat ini, menurut Yudi, pembangunan di kabupaten Sukabumi relatif terhambat padahal memiliki sumberdaya alam yang kaya. "Kalau Sukabumi dimekarkan, saya yakin Sukabumi akan berkembang lebih baik dari sekarang," ujar Yudi.Yudi mendesak Pemprov Jabar menyusun road map (peta jalan) pemekaran di Jabar secara konprehensif dan jelas jika pembangunan ingin berkembang lebih baik. "Jika proses pemekaran tidak dirancang dengan baik, selain tidak efektif juga bisa terjebak pada kepentingan politik sesaat dari kelompok tertentu," pungkasnya.
(rmd/gah)











































