Polisi Buru Presiden Transisi RMS Simon Saiya
Jumat, 29 Jun 2007 21:51 WIB
Ambon - Gerakan separatis Republik Maluku Selatan (RMS) ternyata masih eksis. Ini dibuktikan dengan penemuan dokumen yang menyebutkan nama presiden transisi RMS Simon Saiya.Terungkapnya nama Simon Saiya berawal dari tertangkapnya Alex Malawau. Alex Malawau ditangkap saat bertugas menjadi pemantau saat rekannya beraksi mengibarkan bendera RMS di hadapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Jumat (29/6/2007).Usai diciduk tim Gegana Polda Maluku, Alex dan kawan-kawannya dibawa ke Mapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease. Dari tubuh Alex, polisi menemukan berkas dan dokumen RMS dan kartu keanggotaan RMS atas nama Alex.Di Mapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Jl dr Latumeten, Kota Ambon, salah seorang anggota Densus 88 Polda Maluku memperlihatkan sampul dokumen yang disita dari Alex tercantum nama Simon Saiya."Saat pemeriksaan, Alex mengatakan (Simon Saiya) Presiden Transisi RMS," tutur anggota Densus 88 itu.Kini Alex masih sudah dipindahkan ke Markas Densus 88 Polda Maluku. Polisi pun sudah bergerak memburu Simon Saiya.
(gah/gah)











































