Para Mantan Balon Pilkada DKI Jangan Jadi Teman Semusim

Para Mantan Balon Pilkada DKI Jangan Jadi Teman Semusim

- detikNews
Jumat, 29 Jun 2007 14:13 WIB
Jakarta - Kondisi Pilkada DKI Jakarta saat ini dinilai kurang demokratis karena tidak ada calon independen. Para mantan bakal calon (balon) yang kalah berlomba-lomba berteriak atas nama rakyat. Namun mereka diwanti-wanti jangan hanya jadi teman semusim."Masyarakat sebenarnya senang dengan bertambahnya teman. Teman dalam memperjuangkan perubahan di kota Jakarta. Tapi bukan teman yang hanya semusim saja. Teman yang dibutuhkan adalah teman sepanjang jalan," kata Ketua Forum Warga Kota Jakarta (Fakta) Azas Tigor Nainggolan dalam diskusi 'Menjamin Keterwakilan Rakyat' di Hotel Harris, Jl Dr Saharjo, Jakarta Selatan, Jumat (29/6/2007).Jadi sebaiknya, kata Azas, jika memang benar-benar prorakyat dan memperbaiki kota Jakarta, sebaiknya mereka (para balon yang kalah) tidak hanya musiman meneriakkan demokratisasi. Mereka harus membela kepentingan warga dalam senang maupun susah.Azas mengatakan, sebenarnya protes tersebut dilontarkan para mantan balon gubernur dan wakil gubernur yang gagal memperolah tiket pencalonan dari partai politik, tidak siap kalah. Mereka sebelumnya yakin betul akan memenangkan tiket ke Pilkada DKI.Namun sayang, protes para balon tersebut dinilai sudah terlambat. "Kok baru sekarang mereka berteriak. Sudah sangat terlambat," katanya. (nwk/sss)


Berita Terkait